Sejarah Unik Benua Eropa 1 (Turki)

Posted on March 18, 2020Categories Budaya Eropa, Sejarah EropaTags , , , , ,

Turki, Eropa, Asia dan Sejarah

Turki adalah negara di Eropa yang menjadi bagian dari dua benua besar yaitu Eropa dan Asia atau biasa disebut Eurasia. Ibukotanya pun terdiri dari dua kota yaitu Istanbul untuk wilayah bagian Eropa, dan Ankara untuk wilayah Asia. Sepanjang sejarah, kota Istanbul telah menjadi ibukota dari banyak kerajaan mulai Romawi, Bizantium, dan Ottoman. Negara yang punya kultur budaya islami ini sangat menjaga situs dan bangunan bersejarahnya, sehingga mudah bagi wisatawan yang berkunjung menemukan nilai historis dari negara ini.

Walaupun Turki mempunyai kultur budaya islami yang cukup kuat, namun sejak dinasti Ottoman jatuh ditangan Mustafa Kemal, Turki menjadi negara yang menganut sistem sekuler. Sehingga sekarang disana budaya dan kebiasaan penduduknya bercampur, menyebabkan keunikan tersendiri dalam sejarah mereka yang akan selalu menarik untuk diketahui dan di simak. Apa saja sih yang unik dan menarik dari sejarah negara yang terkenal dengan kebabnya itu, mari kita simak bersama!

 

Sejarah Emas Islam Turki

Sejarah Islam Eropa

Wilayah Turki dikuasai oleh kerajaan Bizantium pada awalnya, sebuah kerajaan pada masa itu yang berada pada awal abad Masehi. Kerajaan Bizantium ini dikuasai oleh kerajaan Romawi selama kurang lebih 400 tahun.

Pada sekitar tahun 395 kerajaan Romawi terpecah dua, Romawi Timur dan Romawi Barat. Kemudian di tangan kerajaan Romawi Timur, Bizantium itu kemudian berganti nama menjadi Konstantinopel dan dijadikan ibukota negara. Sebaliknya Romawi Barat kala itu jatuh ke kekuasaan Barbar atau lebih dikenal dengan Goth pada tahun 476 M.

Kemudian pada abad ke XII, wilayah Konstantinopel ini kemudian dikuasai oleh Kesultanan Ottoman atau biasa disebut Khalifah Ottoman. Yang pada saat penaklukannya itu dipimpin oleh pemimpin besar bernama Muhammad al-Fatih. dan menurut sejarah pada masa raja inilah masa keemasan Kerajaan Turki Ottoman karena ditopang oleh kultur dan budaya Islam yang kental. Istanbul kemudian menjadi ibukota Turki Usmani yang terkenal.

Pada tahun 1453 saat Kesultanan Utsmaniyah mulai berkuasa di Turki, Islam semakin berjaya di Turki. Gereja-gereja di Turki yang merupakan peninggalan Bizantium termasuk Hagia Sophia banyak diubah menjadi masjid. Islam menjadi sangat dominan dan kuat hingga tahun 1920 an.

 

Runtuhnya Kerajaan Islam Turki

Di masa Kesultanan Utsmaniyah dijatuhkan oleh Republik Turki, Islam menjadi berkurang kekuasaannya, disebabkan perubahan pemerintahan Turki dari kesultanan menjadi negara sekuler yang berbeda jauh dengan budaya Islam. Mustafa Kemal Ataturk banyak menekan kaum muslimin dan memberikan kebebasan kepada non-muslim.

Diantaranya kebijakan pemerintahan sekuler adalah penerapan budaya barat di negara Turki seperti penggunaan kalender masehi, penggunaan kata Tanri yang berarti Tuhan ketimbang Allah. Bangunan bersejarah Turki yang kental dengan budaya Islam yaitu Hagia Sophia pun diubah lagi menjadi museum, pelarangan pengajaran agama Islam, pembatasan jumlah masjid, dan lainnya.

Pada masa Reformasi Turki pada 1945, banyak orang mulai memanggil secara terbuka untuk kembali ke praktik keagamaan tradisional. Selama tahun 1950-an, bahkan pemimpin politik tertentu merasa bijaksana untuk bergabung dalam advokasi para pemimpin agama untuk menghormati agama. Memasukkan agama ke dalam kurikulum sekolah mengangkat masalah pendidikan tinggi agama.Mereka tidak pernah percaya para pemimpin agama tradisional, dan juga meyakini bahwa Islam bisa diubah menjadi modern jika pemimpin masa depan telah dilatih dan dikontrol pemerintah. 

Sejak saat itu sampai sekarang Turki menjadi bagian sejarah unik dari Eropa, mengingat budaya dan kultur disana berbaur menjadi satu budaya ‘baru’ masyarakat di negara yang punya bendera bergambar bulan dan bintang tersebut.

Tempat Bersejarah Turki

Hagia Sophia Eropa Turki

1. Hagia Sophia

Dalam bahasa Yunani berarti Kebijaksanaan Suci. Bangunan megah yang terletak di kota Istanbul ini merupakan salah satu Landmark kota yang saat ini menjadi tujuan favorit traveller dan warisan budaya UNESCO. Memakan waktu sekitar 5 tahun dalam pembangunannya yang selesai tahun 537M yang merupakan kebanggaan kerajaan Bizantium. Yang tadi awalnya Hagia Sophia adalah Gereja, di masa Islam Bagunan tersebut dijadikan Masjid yang dikenal dengan nama Aya Sofya. Saat ini berubah menjadi Museum yang sangat ramai dikunjungi para pelancong dari seluruh dunia.

Bangunan yang mempunyai panjang 82 m ini terdiri dari dua lantai, Hagia berpusat pada sebuah ruang besar yang memiliki langit-langit kubah yang ukurannya ada yang besar dan juga kecil.

Dinding bangunan ini dihiasi oleh mosaik- mosaik yang unik karena paduan dari nuansa Islam dan Kristen secara bersamaan. Seperti gambar Yesus , Bunda Maria, para Malaikat, yang bersanding dengan tulisan besar berhuruf Arab. Bukti yang menunjukkan bahwa tempat ini pernah digunakan sebagai tempat ibadah umat Kristen dan Muslim.

2. Blue Mosque atau Masjid Biru

Masjid Biru Eropa Turki

Lokasi yang berseberangan dengan Hagia Sophia membuat tidak sulit menemukan Masjid megah yang juga lambang kejayaan Islam di Turki. Disebut Masjid Biru karena ciri khas kubah yang berwarna biru, menjadikan bangunan bersejarah Istanbul ini terlihat megah namun tetap menyimpan nuansa sejarah yang unik. Disebut juga dengan nama lain yaitu Masjid Sultan Ahmed yang merupakan pemimpin dikala itu. Arsitek Masjid ini bernama Sedefhar Mehmet Aga untuk membangun masjid ini. Beliau juga diminta Sultan untuk tidak segan mengeluarkan budget dalam pembangunan tempat ibadah umat Islam yang besar dan indah ini.

Beliau adalah murid dari arsitektur terkenal Mimar Sinan. Sejatinya Sultan mendambakan emas yang menjadi menaranya. Kata emas dalam bahasa Turki adalah ‘Altin’ mirip dengan ‘Alti” yang berarti enam. Sehingga jadilah sebuah masjid yg memiliki 6 menara. Pembangunan masjid ini memerlukan waktu 7 tahun, dimulai tahun 1609 dan selesai pada tahun 1616.

 

3. Istana Topkapi

Istana Topkapi Eropa Turki

Salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Islam Turki yang juga dijadikan tempat tinggal Sultan Usmaniyah. Bangunan yang tampak seperti benteng itu terdapat Gerbang yang berupa tembok besar yang dikelilingi pepohonan rindang yang sejuk untuk para traveller menjelajahi keunikan bangunan serta sejarah Istana yang nuansanya kental dengan kebudayan Islam.

Istana Topkapi yang sekarang menjadi museum ini dulunya adalah istana raja-raja kekaisaran Ottoman. Dibangun di atas reruntuhan kuno kekaisaran Byzantium, istana ini sangat strategis dan indah, yaitu menghadap ke laut marmara dan menghadap selat Bhosporus.

Itulah sebagian cerita unik dari sejarah Turki dan Eropa yang mungkin jarang diketahui oleh sebagian orang. Istanbul dan Turki tetap menjadi incaran dan tujuan wisata bagi turis atau traveller yang senang menjelajah keunikan budaya Eropa. Yang patut diapresiasi pemerintahan Turki saat ini adalah konsistennya mereka dalam menjaga situs bersejarah di kota-kota besar atau kecil. Sehingga keunikan sejarah di Eropa umumnya dapat terjaga dan dilestarikan. Sampai jumpa di artikel lain tentang sejarah unik benua Eropa yang punya segudang nuansa dan cerita yang tidak hanya menarik untuk diketahui namun juga menambah pengetahuan tentang budaya dan kultur di benua yang biasa disebut Benua Biru tersebut.

 

Keunikan akan tradisi dan budaya khas Eropa

Posted on March 17, 2020Categories Budaya EropaTags , ,

Siapa yang tidak mengetahui benua Eropa yang satu ini? Sebuah benua yang dikenal akan banyaknya wisatawan yang berkunjung untuk melihat langsung sebuah kekayaan yang ada di Eropa dan memiliki banyak sekali keunikan serta kekayaan akan budaya yang sangat khas dengan Eropa. Secara geologis, benua Eropa ini adalah sebuah semenanjung atau sebuah anak benua yang kerap kali dikenal dengan jazirah. Pemisahannya dengan sebuah benua ini disebabkan dengan banyaknya perbedaan budaya yang ada.

Bahkan, batas timur yang ada pada benua Eropa ini pun belum diketahui sama sekali, karena banyaknnya pemisaha benua dengan faktor kebudayaan yang kian mengiringi. Selain itu, rupanya Eropa ini memiliki sebuah sejarah akan kebudayaan serta perekonomiannya yang sangat panjang. Awal dari sebuah budaya yang demokratik serta individualistik Barat ini pun kerap kali dikatakan berasal dari sebuah legenda Yunani kuno yang menjadikannya sebuah pengaruh terhadap tradisi benua Eropa.

Secara geografi, benua Eropa ini merupakan sebuah bagian dari daratan yang rupanya lebih besar dan lebih dikenal dengan Eurasia. Apakah itu Eurasia? Eurasia adalah sebuah superbenua atau sebuah gabungan dari dua benua besar yang ada di seluruh dunia, yakni benua Eropa dan benua Asia. Selain itu, rupanya Eurasia ini pun dianggakp sebagai superpulau, selain Pan-America, Afrika, dan dengan Antartika. Selain itu, rupanya benua Eropa ini adalah sebuah benua yang paling popular dibandingkan dengan benua-benua lainnya yang ada di seluruh dunia.

Keaneka ragamannya yang sangat beragam pun menjadikan benua Eropa lebih dikenal banyak orang yang ingin melihat secara langsung akan keunikan tersebut. Selain itu, rupanya Eropa ini pun dikenal akan sejarahnya yang indah dan sangat romantis. Penasaran dengan keunikan serta tradisinya yang kian beragam dan unik? Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, mari kita bahas dan simak artikel yang satu ini sampai selesai!

 

Negara Italia : sepak bola tinju

Keunikan pertama yang dimiliki oleh benua Eropa ini, ialah sepak bola tinju. Jika biasanya kita bermain olahraga sepak bola menggunakan kaki dengan cara ditendang, tentu akan berbeda dengan keunikan yang dimiliki oleh masyarakat Italia ini. Karena, mereka akan bermain sepak bola dengan ditinju. Sangat unik ya? Ternyata, keunikan dengan bermain sepak bola dengan ditinju ini pun sudah ada sejak abad ke-14 yang ada di Piazza Santa Croce dan memiliki pusatnya di kota Florence.

Kejuaraan sepak bola dengan tinju ini pun memiliki salah satu keunikan, yakni harus menghalalkan berbagai macam cara untuk memenangkan sepak bola dengan cara ditinju. Jadi, kamu pun pastinya sudah tidak heran lagi banyaknya pemuda atau orang dewasa yang memiliki memar disekujur tubuhnya ataupun diarea wajahnya sehabis bermain sepak bola tinju ini. Saat melakukan berlaga giring bola ke sebuah gawang lawan ini tentunya para pemain harus melakukan baku tinju atau yang dikenal dengan saling sepak satu sama lain.

Kemudian, pada pertandingan sepak bola tinju ini pun akan digelar hingga 50 menit lamanya. Bahkan, nyaris pemain yang tidak akan lolos dari cedera ataupun luka yang diakibatkan dari bermain sepak bola tinju yang ada di Italia. Sebuah final lomba ini pun biasanya akan digelar pada 24 Juni setiap tahunnya dan akan menyebabkan banyaknya pemain yang mengalami cedera akibat permainan yang satu ini.

 

Negara Spanyol : perang tomat

Kemudian, keunikan lainnya yang dapat kamu temui hanya di benua Eropa ini, ialah lempar tomat. Sangat aneh ya? Jika biasanya tomat digunakan sebagai bahan dapur ataupun digunakan sebagai manfaat untuk kecantikan kulit, rupanya tomat ini sama sekali tidak dipergunakan oleh masyarakat Spanyol dengan hal tersebut. Masyaralat Spanyol akan menggunakan tomat untuk digunakan sebagai “perang tomat”. Biasanya, perang tomat yang satu ini adalah perang yang sangat ramai dan sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Spanyol.

Bahkan, tomat yang digunakan untuk perang tomat ini pun hampir ribuat kilo tomat menjadi sebuah amunisi dalam perang selama satu jam tersebut dalam festival La Tomatina. Biasanya, perang tomat ini pun dirayakan dan dijalankan di sebuah desa yang bernama dengan desa Bunol yang berada di selatan Spanyol. Bahkan, banyaknya wisatawan yang ikut meriahkan perang tomat ini karena merasa sangat antusias dan wajib untuk mengikutinya. Hingga puluhan ribu turis yang ikut menggelarkan dan memeriahkan acara perang tomat yang satu ini.

Selain itu, rupanya ada sebuah kegiatan unik terlebih dahulu sebelum melakukan perang tomat yang satu ini. Yang dimana banyaknya tomat hingga puluhan ribut kilo tomat dipenyet terlebih dahulu sebelum dilemparkan oleh para pengunjung ataupun para masyarakat yang ikut meriahkan acara ini. Biasanya, festival perang tomat ini akan diselenggarakan setiap tanggal 31 Agustus dan selalu diselenggarakan tiap tahunnya. Sangat menarik ya?

 

Negara Inggris : lomba tangkap keju

Kemudian, keunikan lainnya yang dapat kamu temukan hanya di benua Eropa ini, ialah lomba tangkap keju. Jika di Indonesia terdapat lomba panjat pinang yang akan mendapatkan banyaknya barang-barang yang akan diambil, namu rupanya Negara Inggris ini pun memiliki sebuah keunikan lainnya, yakni dengan lomba tangkap keju. Festival yang satu ini pun tergolong unik dan tidak jarang diketahui oleh kebanyakan orang.

Selain itu, rupanya banyak sekal wisatawan atau bahkan hingga ratusan turis yang ikut me meriahkan acara yang satu ini. tentunya sangat menguntungkan hanya dengan perlombaan mendapatkan keju yang sangat lezat bukan? Selain itu, rupanya festival yang satu ini pun digelar hingga 4 hari lamanya, bukan hanya satu hari atau dua hari saja. Festival ini pun biasanya diadakan di sebuah distrik yang ada di Gloucestershire, yang dimana wilayah tersebut adalah penghasil keju jenis Gloucester yang sangat terkenal dan banyak yang menyukai nya.

Banyaknya gelondongan keju atau keju bulat yang akan di gulingkan hingga seberat puluhan kilo menuruni sebuah Cooper’s Hill, atau sebuah bukit rendah. Dan gelindingan keju tersebut pun tentunya harus ditangkap oleh peserta yang ikut memeriahkan festival yang satu ini. Dan rupanya yang menangkap keju yang digelindingkan dengan kecepatan 100 km/jam ini pun tergolong jarang dan tidak banyak yang bisa meraih keju tersebut. Pemenang yang akan mendapatkan keju ini pun biasanya adalah pria ataupun wanita tercepat yang sangat stabil dan bisa menggelindingi turun bukit.

 

Nah, itu dia berbagai macam kebudayaan yang sangat unik dan hanya kamu temui ketika kamu sedang berada di Eropa. Tak jarang para wisatawan pun akan ikut menghiasi banyaknya festival yang dijalankan dan dilakukan. Benua Eropa memang dikenal sebagai benua yang sangat unik akan kebudayaan yang dimiliki. Dari yang ekstrim sampai dengan budaya yang unik ini pun rupanya dapat kamu temui ketika kamu sedang berada di Eropa dengan waktu-waktu tertentu. Semoga artikel ini bermanfaat!