Reruntuhan Bangunan Kuno yang ada di Eropa

Benua Eropa kaya akan sejarahnya peradaban manusia yang sangat spektakuler. Hal ini didapat dari peninggalan bangunan yang masih baik yang masih utuh juga sangat terawat sehingga sisa-sisa dari reruntuhan bangunan megah. Hal ini bukan hanya untuk mencakup tentang penemuan bangunan yang megah. Ini hanya mencakup tentang penemuan bangunan yang bersejarah dan yang paling populer seperti Stonehenge yang ada di Inggris atau adanya reruntuhan kota tua Parthenon di Yunani.

Untuk benar-benar menjelajahi reruntuhan yang bersejarah yang ada di Eropa, kalian harus mengunjungi daerah-daerah terpencil untuk kalian saksikan pemandangan luar biasa yang jarang sekali dilihat oleh orang lain. Berikut ini ada beberapa Daftar Sbobet reruntuhan bangunan yang kuno berada di Eropa yang masih jarang diketahui para turis. Berikut diantaranya.

 

Grasburg Castle – Swiss

Sebagian besar para wisatawan yang hobi berwisata sejarah di Eropa tidak pernah memasukkan Swiss ke dalam daftar kunjungan mereka. Dalam pikiran mereka hanya ada Italia, Yunani atau Inggris lah yang memiliki peradaban kuno. Namun sebenarnya anggapan mereka salah, sebab Swiss juga memiliki situs reruntuhan bangunan kuno yang layak dikunjungi dan sarat akan nilai sejarahnya.

Medieval ruin: Grasburg | Switzerland Tourism

Grasberg Castle adalah sebuah reruntuhan kastil kuno yang berada di Kotamadya Schwarzenburg, Kanton Bern, di Swiss. Reruntuhan kastil ini menjadi situs terbesar di Swiss dan masuk kedalam situs Warisan Nasional negara tersebut. Berdasarkan legenda, kastil ini dibangun oleh seorang pemburu dari Romawi yang mendapatkan hak kepemilikan lahan dari rusa yang ditolongnya dari ancaman naga ganas.

 

Kuil Segesta – Sisilia

Sepintas bangunan kuno satu ini sangat mirip dengan Parthenon di Athena, Yunani. Bangunan tersebut bernama kuil Segesta yang berada di sebelah barat laut pulau Sisilia, sekitar 75 kilometer dari Palermo. Reruntuhan ini sangat spektakuler karena masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik hingga kini.

Sisilia, kuil, segesta, Italia, sejarah, masa lalu, kuno, arsitektur, struktur yang dibangun, langit | Pxfuel

Tidak adanya atap di reruntuhan bangunan ini bukan berarti bangunan tersebut runtuh karena terkikis waktu tetapi memang pembangunan yang dilakukan pada tahun 430 sebelum masehi itulah yang tidak pernah terselesaikan. Adapun bentuknya yang menyerupai Parthenon karena dahulu kala di daerah Segesta penduduknya adalah campuran antara Eliminasi dan Yunani Ionian. Sehingga itulah yang menyebabkan adanya percampuran budaya dan gaya arsitektur bangunannya.

 

The Poulnabrone Dolmen – Irlandia

Jika Kuil Segesta memiliki kemiripan dengan Parthenon di Yunani, maka Irlandia memiliki situs kuno mirip Stonehenge dalam diri Poulnabrone Dolmen. Situs reruntuhan kuno ini berasal dari zaman Neolitikum, sekitar tahun 4200 dan 2900 sebelum masehi. Letaknya berada di 8 kilometer dari cottage Ballyvaughan tepatnya di County Clare, Irlandia.

Poulnabrone Dolmen: The Eerie Marvel of Ireland's Biggest Portal Tomb

Reruntuhan bangunan ini merupakan sebuah gerbang pemakaman yang digunakan pada zamannya. Beberapa bangunan yang ditemukan di sana memiliki bentuk menyerupai Stonehenge di Inggris namun dalam bentuk yang paling dasar dan sisanya dalam bentuk gua. Dan ada satu struktur bangunan yang besar bernama Poulnabrone Dolmen yang berfungsi sebagai ruang pemakaman.

 

Kuil Asklepios – Yunani

Reruntuhan kuil di Yunani ini sangat populer di tahun 350 sebelum masehi. Banyak peziarah berbondong-bondong mengunjungi Asklepios. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang sedang sakit dan mencari kesembuhan dengan bermeditasi di dalam kuil tersebut. Banyak dari mereka yang mengaku mendapatkan mimpi didatangi seorang tabib dan memberikannya resep.

Amfiteater epidaurus di yunani Stok Foto, Amfiteater epidaurus di yunani Gambar Bebas Royalti | Depositphotos®

Kuil Asklepios sendiri memang kuil yang dipersembahkan bagi dewa Asclepius atau dewa penyembuhan.Di Yunani sendiri setidaknya terdapat 300 Asklepios di seluruh penjuru negeri. Dari sekian banyak situs yang ditemukan, hanya beberapa saja yang masih utuh salah satunya yang berada di pulau Kos, yaitu Asklepios Kos ini. Reruntuhan kuil ini berada di pedesaan yang memiliki pemandangan yang indah sehingga sangat bagus untuk tempat eksplorasi

 

Pottu Codinu – Italia

Memiliki karakteristik bangunan yang berbeda dari situ-situs peninggalan sejarah sejenisnya, Pottu Condinu di Sardinia, Italia bukanlah bekas istana, kuil ataupun sebuah gedung teater. Situs ini jauh lebih kuno lagi dibanding penemuan serupa. Pottu Codinu adalah sisa-sisa tanah pemakaman kuno yang datang dari masa 3.500 sebelum masehi atau berada di akhir zaman Neolitikum. 

Pottu Codinu (Villanova Monteleone): AGGIORNATO 2021 - tutto quello che c'è da sapere - Tripadvisor

Reruntuhan ini bukanlah sebuah bangunan melainkan sebuah gua buatan manusia yang digali dari dalam tanah. Di sana ditemukan sembilan Domus De Janas ayau rumah peri. Hingga kini kondisinya masih terawat dan saat musim dingin dan musim semi tiba akan tumbuh rerumputan hijau mengelilingi makam yang membuat suasana makin menggugah.

 

Visegrad Pest County – Hungary

Visegrad merupakan sebuah kota kecil di Pest County, Hungaria. Di sana juga menjadi tempat berdirinya sebuah puri kuno terkenal bernama Puri Visegrad. Situs ini adalah reruntuhan dari masa kejayaan Raja Matthias Corvinus yang berkuasa di awal zaman Renaissance yang tidak lain adalah sisa-sisa istana musim dinginnya.

Visegrad Castle - YouTube

Visegrad sendiri dibangun pada tahun 1009 yang saat itu berstatus sebagai kota kabupaten. Bangunan ini hancur akibat serangan Turki ke Eropa pada tahun 1242 dan sempat dibangun kembali oleh Raja Charles I pada tahun 1325 namun dengan lokasi yang berbeda yaitu agak ke selatan dari kota lama. Kini sisa-sisa reruntuhan kastil menjadi objek wisata yang dibuka untuk umum.

 

Kastil St. Hilarion – Siprus Utara

Bertengger di atas sebuah gunung di Kyrenia, Kastil St Hilarion adalah salah satu reruntuhan kuno paling dramatis dari Eropa. Namanya sama dengan nama biksu terkemuka dari Palestina bernama St Hilarion yang agung, namun menurut sejarah bukan nama biksu tersebut yang digunakan untuk menamai kastil ini melainkan biksu lain yang memiliki nama yang sama.

Hilarion Stok Foto, Hilarion Gambar Bebas Royalti | Depositphotos®

Kastil St. Hilarion sendiri adalah satu-satunya bangunan kuno yang tersisa di pegunungan Pyrenia, yang lainnya seperti Kantara dan Buffavento telah rusak total dan tidak dapat dijumpai wujudnya. Pada awalnya Saint Hilarion adalah sebuah biara yang dibangun pada abad ke-11. Pembangunannya yang berada di pegunungan berfungsi sebagai kastil pertahanan terhadap serangan bajak laut Arab yang sering merampok di pantai itu.

 

Ephesus – Turki

Memang tidak salah jika julukan ibukota sejarah Eropa disematkan kepada Yunani. Pasalnya di negara inilah banyak sekali ditemui reruntuhan bangunan kuno yang menggambarkan kebesaran peradaban di Yunani. Tidak hanya itu saja, jejak-jejak peninggalan bangunannya pun tersebar hingga ke Turki. Salah satu situs bangunan kuno yang jarang diketahui orang adalah Ephesus. Situs ini berbeda dengan reruntuhan kuno yang banyak ditemukan di Eropa karena ini bukan hanya sekedar bangunan saja melainkan sebuah kota.

Ephesus Peninggalan Dan Kekayaan Masa Lampau Turki - Travel Pelopor Paket Tour Wisata Halal Dunia

Ephesus merupakan kota Kuno Yunani yang berada di pantai Ionia, Provinsi Izmir, Turki. Di situs ini banyak dijumpai reruntuhan puluhan candi, air mancur, perpustakaan dan jalan-jalan. Kota ini juga terkenal dengan kuil Artemisnya yang berasal dari tahun 550 sebelum masehi dan menjadi salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Rusaknya kuil diperkirakan terjadi di tahun 268 masehi akibat serangan dari bangsa Goth. Ephesus sendiri diyakini sebagai kuburan para gladiator hebat. Kini sisa-sisa bangunannya menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun internasional.